rio.guia.deus!

  • Random
  • Archive
  • RSS
  • Ask me anything

kumpulan twit iseng: 19/05/2012

  • @yyudie: Oh Green Lantern bukan dr Marvel ya?
  • @riopale12: @yyudie bukan, tapi dari rumah pak erte kala mati lampu. pak erte kehabisan minyak tanah lalu menyalakan lentera pake bensin.apinya ijo.
  • @yyudie: @riopale12 oalah, ini Green Lantern superhero woi. Ada-ada aja bang rio =))
  • @riopale12: @dindapratika itu kucing apa gajah? gede amat. kasian gajah ini, gapunya gading dan kebanyakan bulu.pasti pernah minum minyak firda*s
  • @dindapratika: @riopale12 ahahahahaha.. Kucing jenis maine coon, emang perawakannya gede2 malah bisa lebih gede lagi.. Ini lagi gajah, kegedean le le -,-
  • @riopale12: @dindapratika et kucing bisa maeeen percooon. pasti perconnya canggih, bisa numbuhin bulu. *deketindagukekucing
  • @dindapratika: @riopale12 yah mulai dah dasar bego 1, bego 2 mana nih kagak muncul ahahahahah..
  • @riopale12: @dindapratika bego 2 ituh gue! koreksi.
  • @dindapratika: @riopale12 hoooooo (˘o ˘") hahaha.. Mane nih bego 1, si @caangncang ya? Hahahaha.. Minta traktir PJ sama ulangtaun nyooookkk..
  • @riopale12: @dindapratika @caangncang jadian? sama pohon cemara yang mana lagi? apa dia balik ke mantannya; tiang reklame? ckckck... udah ah, bego.salam
  • @dindapratika: @riopale12 @caangncang jiahahahahahaha.. Tanya personal aja sama orangnye, wassalam
  • 2 weeks ago
  • Permalink
  • Share
    Tweet

naafifathar:

annisaadejanira:

mandalawangi:

‘segitiga’ di mata uang kita… 
apakah ini ‘pertanda’ ? kaki tangan ‘mereka’ sudah sampai di indonesia? 


 NOVUS ORDO SECLORUM , NEW WORLD ORDER. percaya atau tidak ini nyata.. 

Baru sadar dan baru tau :O, makasih dek Allam infonya.

Atau mungkin cuma kebetulan :o

hm…

Source: mandalawangi

  • 2 weeks ago > mandalawangi
  • 135
  • Permalink
  • Share
    Tweet

tentang buah impor...

  • 2 weeks ago
  • Permalink
  • Share
    Tweet
Negara kita ini ‘kan berdasarkan kepada ketuhanan Yang Maha Esa, jangan sampai berubah jadi kesetanan yang luar biasa!…
Al-Khaththath, Ketua Forum Umat Islam dalam menanggapi fenomena Irshad Mandji dan Lady Gaga yang ditolak oleh mereka.
    • #FUI
    • #Lady Gaga
    • #Irshad Mandji
    • #VS
  • 2 weeks ago
  • Permalink
  • Share
    Tweet

iFuad.Cool: Piala Ramadhan Siapa Punya???

fuadcool:

Bismillahirrahmaanirrahiim..

Semalem baru saja kita menyaksikan kemenangan dramatis Manchester City yang mengalahkan QPR dengan skor 3-2. Air mata kekecewaan berubah menjadi air mata kebahagiaan buat seluruh pendukung Manchester City, pemain, official, dan tentu saja sang pelatih. Selamat…

Source: fuadcool

  • 2 weeks ago > fuadcool
  • 1
  • Permalink
  • Share
    Tweet
“Kamu akan banyak menjumpai orang-orang yang berusaha membelokkanmu dari jalan ilmu, memalingkanmu menuju disiplin ilmu lain yang tak berfaedah, atau meremehkan pintu-pintu ilmu yang mutlak harus kamu miliki. jangan sekali-kali kamu dengarkan mereka meskipun kamu melihat kesalehan mereka. karena antara kesalehan dan kemampuan seseorang untuk bersikap bijak terhadap dirimu adalah dua hal yang berbeda”
-Syeikh Sa’id Hawwa dalam bukunya, Tarbiyah Ruhiyah.
*buku yang dari dua tahun lalu belum beres bacanya, mudah-mudahan saya senantiasa diberikan kekuatan untuk mengamalkan ilmu dari buku ini. aamiin.
View Separately

“Kamu akan banyak menjumpai orang-orang yang berusaha membelokkanmu dari jalan ilmu, memalingkanmu menuju disiplin ilmu lain yang tak berfaedah, atau meremehkan pintu-pintu ilmu yang mutlak harus kamu miliki. jangan sekali-kali kamu dengarkan mereka meskipun kamu melihat kesalehan mereka. karena antara kesalehan dan kemampuan seseorang untuk bersikap bijak terhadap dirimu adalah dua hal yang berbeda”

-Syeikh Sa’id Hawwa dalam bukunya, Tarbiyah Ruhiyah.

*buku yang dari dua tahun lalu belum beres bacanya, mudah-mudahan saya senantiasa diberikan kekuatan untuk mengamalkan ilmu dari buku ini. aamiin.

    • #Sa'id Hawwa
    • #Tarbiyah
    • #Ruhiyah
    • #buku
    • #quotes
  • 3 weeks ago
  • Permalink
  • Share
    Tweet

Mengekspresikan Iman dengan Ekspresif

Bismillah…

Siang ini,tanggal 19 April 2012, sebelum menulis isi buletin jum’at ini, saya membaca sebuah komik. Komik yang bagi saya amat sangat menarik, karena dulu, ketika duduk di bangku SD/SMP dan masih sangat gandrung dengan komik, saya belum pernah melihat judul komik yang bunyinya seperti ini;

’33 pesan nabi; jaga mata, jaga telinga, jaga mulut – komik hadis Bukhari-Muslim’.

Komik ini milik tetangga saya di kos-kosan, dan kemudian menjadi inspirasi saya dalam menulis topik utama dalam buletin jumat kali ini.

Kawan, pernahkah kita merenungi iman yang bersemayam dalam diri kita? Saya tidak peduli seberapa besar iman yang ada di dalam diri kawan semua, bukan itu yang kita permasalahkan, tapi saya yakin, dengan menggemgam buletin jumat terbitan DKM Al-Amanah ini, kawan semua sudah mengekspresikan iman kawan-kawan semua.

 Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata,

“Dan di antara prinsip Ahlus sunnah wal jama’ah adalah ad-din (agama/amalan) dan al-iman adalah perkataan dan perbuatan, perkataan hati dan lisan, perbuatan hati, lisan dan anggota badan.”

Dalam keseharian, iman yang bersemayam di dalam diri kita ini senantiasa naik dan turun, naiknya karena ‘amal sholeh, dan turunnya karena maksiat yang kita kerjakan. Maka jalan untuk menaikkan iman itu adalah memperbanyak ‘amal sholeh. Seperti contoh yang disampaikan Rasulullah;

“Perbaruilah iman kalian!” ada yang bertanya, “wahai Rasulullah! Bagaimana kami memperbarui iman kami?” beliau menjawab: “perbanyaklah mengucap laa ilaha illallah”. (HR. Ahmad)

Selain Rasul juga memerintahkan kepada kita untuk senantiasa memohon kepada Allah dalam keimanan;

“sungguh iman di dalam hati kalian akan usang sebagaimana usangnya pakaian. Maka mohonlah kepada Allah supaya Dia memperbarui iman di hati kalian!” (HR. Thabrani)

Begitulah keimanan, sebagai wujud kita sebagai hamba, ciptaan Allah SWT, dan seorang muslim.

Dalam memaknai iman, selain dzikir dan doa yang Rasulullah SAW ajarkan kepada kita di atas, ada ekspresi iman lain yang lebih bersifat sosial. Apa itu? Maka jawabnya adalah ‘amr ma’ruf nahiy munkar.  Mengapa ‘amar ma’ruf nahiy munkar perlu? ’amar ma’ruf nahiy munkar menunjukkan keimanan dan keislaman kita sebagai umat yang satu, satu akidah, satu kesatuan, satu persaudaraan.

“sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara…” (Al-Hujurat: 10)

Selain itu, ‘amar ma’ruf nahiy munkar (baca: dakwah) juga perlu, karena dengan dakwah, maka kita dapat menciptakan kesholehan sosial, sekaligus menghindari kehancuran umat. Seperti yang Rasulullah SAW sampaikan dalam haditsnya;

“Demi Allah, kalau kali8an tidak mau menegakkan ‘amar ma’ruf nahiy munkar, maka pasti Allah akan memberi kesempatan kepada orang-orang yang zhalim di antara kalian untuk menindas kalian” (HR. Imam Abu Dawud)

Yang kemudian menarik adalah, bagaimana dakwah dalam perspektif ekspresi iman ini disampaikan? Ternyata disamping kadar iman yang dijaga agar tetap tinggi dalam diri kita, Rasulullah SAW juga mengisyaratkan pentingnya berilmu;

“Dunia ini dikutuk dan apa yang ada di dalamnya dikutuk kecuali dzikrullah dan apa yang mengikutinya atau orang yang berilmu dan orang yang belajar ilmu”. (HR. Ibnu Majah)

“wah, berat dong?!” atau “susah dong?!” atau pula “wah, gua mah bukan lulusan pesantren…”. Mungkin itu yang menjadi respon kita kawan, ketika kita sudah percaya kepada konsep ekspresi iman melalui dakwah, tapi juga merasa belum cukup ilmu untuk mengamalkannya. Maka tips dari saya, Allah SWT pernah menyampaikan motivasinya kepada kita semua;

“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kalian dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat” (Al-Mujadilah: 11)

Kalau kita paham bahwa sejatinya Allah-lah yang utama yang menjadi alasan kita dalam setiap ibadah kita, termasuk belajar, maka kapan lagi kita ditinggikan oleh Allah SWT di sisiNya? Minimal, dalam konteks aqidah dan keimanan kita kepada Agama Allah ini. Atau dalam konteks penyampaian dakwah, kita menyampaikan yang sudah kita tahu dan sudah kita usahakan ‘amalkan.

Aktualisasi? Tak dipungkiri kawan, mungkin yang tergambar dari kita ketika berbicara dakwah adalah seorang tua, berjanggut lebat, dan bersuara berat. Betul? Nah, sebagai agen perubahan, sudah saatnya kita sudahi stigma seperti itu. Memangnya kita harus tunggu tua dulu, baru jadi soleh? Tunggu tua dulu baru jadi bagus agamanya? Atau tunggu tua dulu baru berdakwah? Tidak, kita bisa lakukan sekarang juga, dengan usaha kita di setiap mulainya. Contohnya?

Belakangan sekelompok anak muda mendasarkan gerakannya dengan meminjam semboyan musik punk dan budaya pop barat lainnya yaitu ‘Do it Yourself’, menamakan diri mereka #IndonesiaTanpaJIL. Konon mereka berkumpul dan bergerak karena mereka menyadari bahaya dari pemikiran liberal orang-orang Jaringan Islam Liberal (JIL). JIL sering menyampaikan syiar pemikirannya yang dinilai terlalu bebas dan keluar dari pemaknaan Al-Qur’an dan As-Sunnah yang sebenarnya. Contohnya, menganggap Al-Qur’an dan As-Sunnah harus direvisi pemaknaan dan penggunaannya, tidak diwajibkannya menutup aurat bagi perempuan, bahkan menganggap berciuman dengan lawan jenis yang bukan muhrim adalah sedekah.

Sekelompok anak muda ini menolak pemikiran-pemikiran JIL dengan tetap menunjukkan ‘gaya anak mudanya’. Sepanjang yang saya lihat di situs video bebas Youtube, #IndonesiaTanpaJIL diisi oleh anak-anak muda yang memakai T-Shirt, dan celana jeans. Modal mereka iman, keberanian, dan pamflet-pamflet pencerdasan yang mereka buat sendiri. Menarik bukan?

Nah, kembali ke awal penulisan tulisan di buletin jumat ini, contoh lain ditunjukkan oleh komikus yang menyusun komik yang tadi saya baca. Maka gagasannya, kita tidak perlu menjadi klise seperti yang ada di pikiran masyarakat sekarang seperti memakai baju gamis, bersurban, dan peci putih, tapi kita juga bisa mengekspresikan iman kita, berdakwah dengan gaya pop, dengan sarana-sarana yang belum pernah terpikirkan oleh orang, selama sarana tersebut baik dan tidak menyimpang dari syariat. Tergugah? Selamat berekspresi dan menjadi ekspresif, be yourself, and DO IT YOURSELF.

Sumber-sumber:

-          Al-Qur’an

-          Tarbiyah Ruhiyah (Said Hawwa)

-          Dakwah: Jalan Terbaik berpikir dan Menyikapi Hidup (Fetullah Gulen)

-          http://ekonomisyariat.com/belajar-islam/meraih-iman-yang-sempurna.html

*tulisan ini akan dimuat di buletin Jumat DKM Al-Amanah tanggal 20 April 2012.

    • #iman
    • #ekspresif
    • #DO IT YOURSELF
  • 1 month ago
  • Permalink
  • Share
    Tweet
View Separately

(via zuleikha)

Source: thethreeninety

  • 1 month ago > thethreeninety
  • 1893
  • Permalink
  • Share
    Tweet

Between them is a barrier which they do not transgress. (QS. Ar Rahman: 19-20)
View Separately

Between them is a barrier which they do not transgress. (QS. Ar Rahman: 19-20)

(via kuntawiaji)

Source: roo71

  • 1 month ago > roo71
  • 2781
  • Permalink
  • Share
    Tweet
bismillah…
pernah ga sih, kita berpikir dan bersyukur, betapa beruntungnya nasib kita, hidup mapan, bisa nyampe nilai akademik sesuai target, punya banyak temen yang baek pula. atau pernah ga sih, kita berpikir bahwa siklus hidup ini ga selamanya buruk, kadang lebih sering yang baik juga.
loncat ke hal lainnya, pernah ga sih mensyukuri, kita bergabung sama suatu kumpulan orang yang menurut kita bisa merasa semuanya akan lebih baik jikalau kita bersama mereka? atau pernah ga sih, kita berpikir bahwa ada waktunya juga buat bareng-bareng, tapi beberapa hal harus kita hadapi sendirian. contohnya; ujian tengah semester! pasti! jangan disalahartikan.
dan kemudian pernah ga sih, kita sadar bahwa ternyata kita nih udah berubah? udah bukan kita pas sekolah dasar, atau pas masih belajar ngaji di tpa? dan kemudian kita jadi tahu kalo ada hal baik yang bertambah, ada hal buruk yang berkurang, dan kadang, malah sebaliknya.
terakhir, pernah ga sih, kita sadar bahwa ada satu hal yang ternyata bisa jadi kalau kita pilih di antara pilhan-pilihan hidup kita yang lainnya, malah kita jadi lebih baik? lalu uniknya pilihan kita juga dibatasi oleh rasa keterikatan kita dengan orang-orang. atau sebutlah, orang-orang di sekitar kita sudah terlalu banyak memberi pengaruh bagi kita sendiri. 
dan kemudian kita sadar, ternyata banyak nanya itu salah juga. karena kita bisa jadi ketergantungan.
well then, beruntunglah orang-orang yang punya orang tua baik yang benar-benar membimbing anaknya dalam kebaikan. begitu juga saya, yang pernah punya seorang nenek yang mengajari saya kebijaksanaan, dan kakak-kakak saya yang pernah mati-matian mendoktrin* saya tentang menjalani hidup.
mungkin untuk selanjutnya, saya akan fokus pada diri saya sendiri. tidak lagi memikirkan orang lain, mendapat masukkan dari ‘orang lain’, dan menjalani hidup karena pemikiran orang lain. karena jati diri adalah aktualisasi pembelajaran kita tentang hidup. 
“…sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya dan tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia”. (13:11)

*saya menggunakan kata doktrin untuk menjelaskan bahwa nasehat-nasehat yang saya terima dari kakak2 saya, saya terima tanpa landasan apa pun, saat saya kecil.
- di dalam kamar, di kala merenungi hidup dan memaknai atsar Ali ra.;
    “kekeruhan dalam jamaah lebih baik dari pada kejernihan individu”
Pop-upView Separately

bismillah…

pernah ga sih, kita berpikir dan bersyukur, betapa beruntungnya nasib kita, hidup mapan, bisa nyampe nilai akademik sesuai target, punya banyak temen yang baek pula. atau pernah ga sih, kita berpikir bahwa siklus hidup ini ga selamanya buruk, kadang lebih sering yang baik juga.

loncat ke hal lainnya, pernah ga sih mensyukuri, kita bergabung sama suatu kumpulan orang yang menurut kita bisa merasa semuanya akan lebih baik jikalau kita bersama mereka? atau pernah ga sih, kita berpikir bahwa ada waktunya juga buat bareng-bareng, tapi beberapa hal harus kita hadapi sendirian. contohnya; ujian tengah semester! pasti! jangan disalahartikan.

dan kemudian pernah ga sih, kita sadar bahwa ternyata kita nih udah berubah? udah bukan kita pas sekolah dasar, atau pas masih belajar ngaji di tpa? dan kemudian kita jadi tahu kalo ada hal baik yang bertambah, ada hal buruk yang berkurang, dan kadang, malah sebaliknya.

terakhir, pernah ga sih, kita sadar bahwa ada satu hal yang ternyata bisa jadi kalau kita pilih di antara pilhan-pilihan hidup kita yang lainnya, malah kita jadi lebih baik? lalu uniknya pilihan kita juga dibatasi oleh rasa keterikatan kita dengan orang-orang. atau sebutlah, orang-orang di sekitar kita sudah terlalu banyak memberi pengaruh bagi kita sendiri. 

dan kemudian kita sadar, ternyata banyak nanya itu salah juga. karena kita bisa jadi ketergantungan.

well then, beruntunglah orang-orang yang punya orang tua baik yang benar-benar membimbing anaknya dalam kebaikan. begitu juga saya, yang pernah punya seorang nenek yang mengajari saya kebijaksanaan, dan kakak-kakak saya yang pernah mati-matian mendoktrin* saya tentang menjalani hidup.

mungkin untuk selanjutnya, saya akan fokus pada diri saya sendiri. tidak lagi memikirkan orang lain, mendapat masukkan dari ‘orang lain’, dan menjalani hidup karena pemikiran orang lain. karena jati diri adalah aktualisasi pembelajaran kita tentang hidup. 

“…sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya dan tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia”. (13:11)


*saya menggunakan kata doktrin untuk menjelaskan bahwa nasehat-nasehat yang saya terima dari kakak2 saya, saya terima tanpa landasan apa pun, saat saya kecil.

- di dalam kamar, di kala merenungi hidup dan memaknai atsar Ali ra.;

    “kekeruhan dalam jamaah lebih baik dari pada kejernihan individu”

    • #renungan
    • #hidup
    • #mahasiswa
  • 1 month ago
  • Permalink
  • Share
    Tweet
← Newer • Older →
Page 1 of 13

Portrait/Logo

About

bismillah...
yes, you will understand me when you know me.
I'm a muslim, and a writer-wanna-be who love to read. ah, whatever...
anyway, please enjoy my things here!

Pages

  • Profil Saya

Me, Elsewhere

  • @@RioPale12 on Twitter
  • Facebook Profile

Twitter

loading tweets…

Following

I Dig These Posts

See more →
  • Photoset via radicalijtihad

    fleurdelalune:

    khatman:

    Sooraya Qadir, the niqabi Afghan mutant whom is fluent in Arabic and English and despite her attempts at...

    Photoset via radicalijtihad
  • Video via farahmafaza
    Video
    Video via farahmafaza
  • Photo via ranniemursanti

    WE STILL PROUD OF U, U-23. :*
    GARUDA DI DADAKU. <3

    Photo via ranniemursanti
  • Quote via ristiani
    “

    Perumpamaan kita di jalan ini seperti ombak yang mengepung di berbagai penjuru.
    Bahtera yang menembus berbagai gelombang, seperti jalan yang harus...

    ”
    Quote via ristiani
  • Post via thebeautyofislam
    RAMADAN COUNTDOWN: 60 days remain till Ramadan 1432H, insha'Allaah

    InshAllah we all live till then and make the best of it.

    Post via thebeautyofislam
  • RSS
  • Random
  • Archive
  • Ask me anything
  • Mobile

Effector Theme by Carlo Franco.

Powered by Tumblr