fitnah akan dihadapkan ke hati laksana pengepungan berulang-ulang. maka setiap hati yang menyerapnya niscaya akan ditulis padanya noktah hitam. dan setiap hati yang mengingkarinya niscaya akan ditulis padanya noktah putih, hingga noktah itu menjadikan hati begitu putih laksana batu besar (yang jernih). ia tidak akan terkena bahaya fitnah selama langit dan bumi ada. sedangkan hati yang lain berwarna hitam legam. ia laksana cangkir yang terbalik. ia tidak melakukan perbuatan baik dan tidak mengingkari perbuatan mungkar melainkan apa yang dikehendaki hawa nafsunya
Rasulullah SAW, diriwayatkan oleh Imam Muslim.
